Inisialisasi array bersamaan dengan deklarasi.
Anda dapat menginisialisasi array sekaligus mendeklarasikannya dengan menuliskannya sebagai berikut:
Contoh kode
static void arraySample() { String[] s = {"apple", "orange", "banana"}; } System.out.println(s[1]);
Hasil keluaran:
jeruk mandarin
Dapatkan jumlah elemen dalam sebuah array. ukuran
Untuk mendapatkan jumlah elemen dalam sebuah array, gunakan `length`. Perhatikan bahwa `length` adalah sebuah field, bukan sebuah method.
Contoh kode
static void lengthSample() {
String[] s1 = {"りんご", "みかん", "ぶどう"};
String[] s2 = {};
System.out.println(s1.length);
System.out.println(s2.length);
}
Hasil keluaran:
3 0
Salin sebuah array – klon
Jika Anda ingin membuat array yang identik dengan array lain, perintah `clone` sangat berguna.
Contoh kode
static void cloneSample() { String[] s1 = {"apple", "orange", "grape"}; String[] s2 = s1.clone(); System.out.println(s1[0] + ' ' + s1[1] + ' ' + s1[2]); System.out.println(s2[0] + ' ' + s2[1] + ' ' + s2[2]); }
Hasil keluaran:
Apel, jeruk, anggur, apel, jeruk, anggur
Salin sebuah array – Sistem.salinan array
Array Java memiliki ukuran tetap pada saat inisialisasi. Jika Anda ingin menambah ukuran array setelah dibuat, Anda perlu menggunakan System.arraycopy.
`arraycopy` digunakan untuk menyalin array, sama seperti `clone`, tetapi memungkinkan konfigurasi yang lebih detail daripada `clone`.
arraycopy(Object src, int srcPos, Object dest, int destPos, int length) src... Array yang akan disalin srcPos... Posisi awal untuk menyalin dari array sumber (src) dest... Array tujuan destPos... Posisi awal untuk menyalin dari array tujuan (dest) length... Jumlah elemen yang akan disalin
Contoh kode
static void arraycopySample() { String[] s1 = {"apple", "orange", "grape"}; String[] s2 = new String[5]; System.arraycopy(s1, 0, s2, 0, 3); s2[3] = "banana"; s2[4] = "cherry"; System.out.println(s1[0] + " " + s1[1] + " " + s1[2]); System.out.println(s2[0] + " " + s2[1] + " " + s2[2] + " " + s2[3] + " " + s2[4]); }
Hasil keluaran:
Apel, jeruk, anggur, apel, jeruk, anggur, pisang, ceri
ArrayCopy juga berguna saat menggabungkan array.
Contoh kode
static void joinArraySample() {
String[] s1 = {"りんご", "みかん", "ぶどう"};
String[] s2 = {"ばなな", "さくらんぼ", "もも"};
int rLen = s1.length + s2.length;
String[] rStr = new String[rLen]; //s1とs2両方の長さ分の配列を初期化
System.arraycopy(s1, 0, rStr, 0, s1.length);
System.arraycopy(s2, 0, rStr, s1.length, s2.length); //コピー先配列の開始位置の設定がポイント
System.out.println(rStr[0] + " " + rStr[1] + " " + rStr[2] + " " + rStr[3] + " " + rStr[4] + " " + rStr[5]);
}
Hasil keluaran:
Apel, jeruk, anggur, pisang, ceri, persik
Buat array multidimensi
Dengan membuat array di dalam array lain, Anda dapat membuat array multidimensi. Ini berguna saat menyimpan data tabular, misalnya.
Contoh kode
static void twoDArraySample() { int[] a1 = {38, 84, 98}; int[] a2 = {32, 11, 56}; int[] a3 = {82, 77, 8}; int[][] twoDArray = {a1, a2, a3}; for (int[] a : twoDArray) { for (int score : a) { System.out.print(score + " "); } System.out.println(""); } }
Hasil keluaran:
38 84 98 32 11 56 82 77 8
